KUTAI TIMUR — Suasana demokrasi tampak begitu terasa di Desa Mukti Jaya, Kecamatan Rantau Pulung, pada Sabtu, 25 Oktober 2025. Sejak pagi hari pukul 07.30 Wita, masyarakat bersama panitia pelaksana telah memadati Balai Posyandu setempat untuk mengikuti Musyawarah Desa (Musdes) Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW). Kegiatan ini berlangsung hingga pukul 14.30 Wita dengan pengamanan ketat dari personel Polsek Rantau Pulung yang dipimpin langsung oleh Kapolsek IPTU Herianto, S.H., serta didukung unsur TNI, Satpol PP, dan Linmas Kecamatan Rantau Pulung.
Pelaksanaan pemungutan suara berjalan lancar dan penuh keterbukaan. Setelah melalui tahapan registrasi, pembacaan tata tertib, hingga pemungutan suara, panitia melaksanakan perhitungan secara terbuka disaksikan oleh saksi masing-masing calon dan masyarakat. Berdasarkan hasil akhir, calon nomor urut 1, Muhammad Mansyur Sidik, berhasil memperoleh suara terbanyak dengan total 130 suara dari total 201 surat suara yang masuk, dan dinyatakan terpilih menjadi Kepala Desa Antar Waktu Desa Mukti Jaya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Rantau Pulung IPTU Herianto, S.H. menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, tertib, dan kondusif. “Kami berupaya memastikan seluruh tahapan Musdes PAW berjalan damai tanpa gesekan. Masyarakat Desa Mukti Jaya patut diapresiasi karena mampu menjaga kondusivitas hingga kegiatan selesai. Semoga kepala desa terpilih dapat menjalankan amanah dengan baik dan membawa kemajuan bagi desanya,” ucap IPTU Herianto.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan aparat keamanan dalam menciptakan iklim demokrasi yang sehat. “Setiap proses demokrasi di tingkat desa merupakan cermin dari kedewasaan masyarakat. Kami dari Polsek Rantau Pulung akan terus hadir untuk menjaga agar setiap kegiatan masyarakat berlangsung dalam suasana yang aman dan damai,” tambahnya.
Hingga berakhirnya kegiatan pada pukul 14.30 Wita, seluruh rangkaian Musdes PAW Desa Mukti Jaya berjalan tertib, lancar, dan tanpa kendala yang berarti. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara aparat dan masyarakat dapat menghasilkan proses demokrasi yang aman, jujur, dan bermartabat.

Tinggalkan Balasan