JAYAPURA – Sebuah komitmen pengabdian yang mendalam dan menyentuh hati kembali digaungkan dari ufuk timur Indonesia melalui prinsip “Tong Datang Tra Cuma Lewat” (Kami Datang Tidak Hanya Sekadar Lewat). Pesan ini menegaskan bahwa kehadiran aparat keamanan di Tanah Papua bukan sekadar menjalankan tugas formal kedinasan, melainkan membawa misi kemanusiaan yang tulus untuk meninggalkan rasa aman yang hakiki serta merajut tali persaudaraan yang erat dengan masyarakat setempat.

Melalui pendekatan yang inklusif, seluruh elemen bangsa diingatkan bahwa setiap anak Papua memiliki hak yang sama untuk tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang damai, penuh kasih sayang, serta dihiasi oleh senyuman yang tulus. Komitmen ini diwujudkan melalui kehadiran aktif yang persuasif di tengah-tengah pemukiman warga, area bermain, hingga lingkungan sekolah, guna memastikan hak-hak dasar anak untuk hidup tenang dan bahagia dapat terpenuhi dengan baik.

Tujuan utama dari penanaman semangat persaudaraan ini adalah untuk membangun kepercayaan dan kemitraan yang kokoh antara kepolisian dan masyarakat Papua melalui naungan semangat #TongBakuJaga (Kita Saling Menjaga). Langkah humanis yang menyentuh akar rumput ini menjadi role model penting bagi seluruh jajaran kepolisian di tanah air, termasuk satuan kewilayahan seperti Polsek Muara Ancalong, untuk selalu mengedepankan empati dan menjadi pelindung sejati yang memberikan dampak positif bagi masa depan generasi muda bangsa.

Aksi nyata yang sarat dengan nilai-nilai kedamaian ini mendapatkan sambutan hangat serta apresiasi mendalam dari para tokoh adat, tokoh agama, serta para orang tua di Papua. Hingga saat ini, interaksi harmonis dan program pendampingan masyarakat di berbagai wilayah Papua terus berjalan dengan sangat baik, dengan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang dilaporkan berada dalam keadaan yang aman, tertib, dan penuh kedama

ian.