
**SEMARANG** – Upacara Penutupan Pendidikan Taruna Akpol Angkatan ke-58 Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita menjadi momen bersejarah bagi 282 calon perwira remaja Polri. Bertempat di Lapangan Bhayangkara, Akademi Kepolisian, Semarang, Jumat (10/07/2026), upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M.
Di antara para lulusan, sosok Adnan Kasweri menjadi perhatian khusus setelah meraih predikat *Ati Trengginas*. Penghargaan bergengsi ini diberikan atas capaian nilai jasmani dan kesehatan yang mencapai 93,64, menjadikannya taruna dengan ketangguhan fisik serta mental terbaik.
Keberhasilan Adnan menjadi inspirasi bagi banyak pihak, mengingat latar belakangnya yang berasal dari keluarga sederhana. Sang ayah yang berprofesi sebagai kuli bangunan di Bangka Belitung tidak menyurutkan langkahnya untuk mengabdi sebagai perwira Polri.
“Saya sempat minder karena orang tua saya buruh harian. Tapi saya diberi semangat agar tidak minder dan diminta menunjukkan kemampuan yang saya miliki. Saya hobi bermain bola voli, dan saat itu saya menunjukkan kemampuan saya,” ungkap Adnan dengan penuh haru.
Kisah sukses Adnan menjadi bukti nyata komitmen institusi Polri bahwa kesempatan berkarier terbuka luas bagi seluruh putra-putri terbaik bangsa, tanpa memandang latar belakang sosial maupun ekonomi. Semangat juang Adnan diharapkan dapat memotivasi generasi muda lainnya untuk terus mengejar cita-cita dengan tekad yang kuat. Seluruh rangkaian kegiatan upacara berlangsung khidmat dan situasi terpantau aman serta kondusif.

Tinggalkan Balasan