
Sangkulirang, Tanggal 29 Mei 2025– Dalam upaya memberantas praktik pungutan liar (pungli) di wilayah Kecamatan Sangkulirang, personil Polsek Sangkulirang melaksanakan kegiatan sosialisasi program Satuan Tugas Sapu Bersih Pungli (Saber Pungli). Kegiatan ini diadakan di beberapa titik strategis, termasuk sekolah, kantor pemerintah, dan tempat umum, yang berlangsung pada pagi hari.
Kapolsek Sangkulirang, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya dan dampak negatif pungli, serta memberikan pemahaman mengenai mekanisme pelaporan jika masyarakat menemukan praktik pungli. “Kami ingin masyarakat tahu bahwa pungutan liar sangat merugikan dan bisa merusak tatanan pemerintahan yang bersih. Oleh karena itu, peran serta masyarakat sangat penting dalam upaya pemberantasan pungli ini,” ujarnya.
Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, personil Polsek juga membagikan brosur dan pamflet kepada masyarakat sebagai bahan edukasi. Mereka menjelaskan berbagai jenis pungli yang sering terjadi, serta langkah-langkah yang dapat diambil untuk menanggulanginya. Selain itu, dibuat juga sesi diskusi untuk menjawab pertanyaan yang muncul dari warga.
Warga setempat menyambut positif kegiatan ini. Beberapa di antaranya mengungkapkan rasa syukurnya karena merasa lebih paham tentang hak-hak mereka sebagai warga negara yang bisa melapor apabila menemukan tindakan yang merugikan. “Kami berterima kasih kepada Polsek yang telah mengadakan sosialisasi seperti ini. Ini sangat membantu kami untuk lebih memahami dan berani melapor jika ada pungli,” ungkap salah satu warga.
Kegiatan sosialisasi Saber Pungli di Kecamatan Sangkulirang diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari pungli. Polsek Sangkulirang berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat dan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dalam menjaga integritas serta memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.
Dengan langkah ini, diharapkan akan terbentuk budaya anti-pungli di kalangan masyarakat serta penciptaan pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel.

Tinggalkan Balasan