Jakarta – Di era digital, rasa aman saat anak bermain gadget di rumah ternyata bisa menipu. Predator digital memanfaatkan celah paling halus melalui manipulasi emosional, bukan kekerasan fisik secara langsung, untuk membangun kepercayaan dan mengeksploitasi anak di masa depan.

Fenomena yang dikenal sebagai child grooming ini menekankan pentingnya peran orang tua dan lingkungan dalam menjadi pelindung utama anak. Memberikan ruang cerita yang nyaman serta edukasi mengenai batasan privasi sejak dini menjadi kunci untuk mencegah eksploitasi.

Polri mengingatkan masyarakat untuk terus mewaspadai modus-modus terkini kejahatan digital dan mengedukasi anak agar tetap aman di