SANGATTA – Mewujudkan masyarakat desa yang tangguh terhadap ancaman dunia siber menjadi prioritas utama Polres Kutai Timur. Hal ini dibuktikan melalui keikutsertaan Sat Binmas dan Bhabinkamtibmas Polres Kutim dalam kegiatan sosialisasi Cyber Resilient Community (CRC) yang digelar secara hybrid pada Rabu (12/8/2026).

Program CRC mendorong terbentuknya sinergi segitiga emas di tingkat tapak, yaitu kolaborasi antara Bhabinkamtibmas, perangkat desa, dan masyarakat setempat. Sinergi ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini berbagai kejahatan siber seperti penipuan keuangan berbasis aplikasi hingga rumor hoaks yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Kasat Binmas Polres Kutim menegaskan bahwa jajarannya siap mendampingi masyarakat pedesaan di wilayah Kutai Timur agar lebih bijak dan waspada dalam berinteraksi di ruang digital. Pelatihan dan penyampaian modul-modul ketahanan siber akan dipandu langsung oleh para personel Bhabinkamtibmas di desa binaan masing-masing.

Acara launching yang diikuti secara serentak di tingkat Polres hingga Polsek jajaran Kutim tersebut berjalan dengan penuh khidmat. Seluruh rangkaian acara, mulai dari menyanyikan lagu Indonesia Raya hingga pengesahan peresmian, tercatat berjalan aman, tertib, dan terkendali.